Implementasi Program Simbiosa (Edukasi Mengenai BIOSAKA) Terhadap Petani Di Desa Penggaron

Penulis

  • Dhian Satria Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Ais Mariya Ulva Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Diaz Syifa Rahmania Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Maya Novita Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Nutffi Luqi L.F Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Reza Zakaria Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.66084/mpkm.v1i01.303

Kata Kunci:

Biosaka, Edukasi Petani, Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno

Abstrak

Indonesia sebagai negara agraris dengan 40% penduduk bekerja di sektor pertanian sedang menghadapi tantangan penggunaan pupuk anorganik berlebihan yang mengakibatkan kerusakan kualitas tanah dan menurunkan produktivitas. Sebagai solusinya, biosaka diperkenalkan sebagai alternatif ramah lingkungan. Biosaka merupakan elisitor biologis berbahan dasar rumput yang mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit serta mengurangi penggunaan pupuk anorganik hingga 50-90 persen. Program "Simbiosa: Edukasi Mengenai Biosaka" oleh Mahasiswa Kelompok 3 KKNT Bela Negara di Desa Penggaron Kecamatan Mojowarno bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang biosaka. Dengan metode presentasi, tanya jawab, dan praktek langsung, program ini mendapat respon positif dari petani. Biosaka, dibuat dari ekstraksi tanaman gulma, berfungsi sebagai pupuk dan pestisida alami yang membantu mencapai pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis.

Referensi

Ansar, M., Manurung, R., Barki, H., Suwandi, S., Pambudy, R., Fahmid, F., & Imam, M. S. E. (2023). Elisitor Nuswantara Biosaka. Bogor, IPB PRESS.

Abror, L. A. A. dan I. Azmi. 2023. Sosialisasi dan pembuatan biosaka sebagai solusi dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia di Desa Selaparang. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2): 390-393.

Azhimah, F., C. L. Saragih, W. Pandia, N. B. Sembiring, E. P. Ginting, dan H. P. Sitepu. 2023. Sosialisasi dan aplikasi pembuatan biosaka di lahan hortikultura Kabupaten Karo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(5): 216-224.

Bertham, Y. H. dan K. Utami. 2022. Peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pemberian pupuk organik dan anorganik untuk produktivitas tanaman. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4): 2961-2972.

Budiartiningsih, R., N. Aqualdo, N. Aisyah, A. Nisa, dan A. Ripaldi. 2022. membangun kesadaran kolektif masyarakat jorong tanah mungguak nagari sitanang dalam menyikapi kelangkaan pupuk pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 28(3): 241-246.

Eliyatiningsih, R. Pertami, H. Rohman, E. Siswadi, dan M. Sukri, M. 2022. Sosialisasi pembuatan pupuk Trichokompos dengan memanfaatkan limbah pertanian di Desa Sidodadi , Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Journal of Community Development, 3(2): 175-182.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-07-15