Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengurangi Risiko Anemia pada Akseptor KB IUD melalui Edukasi Kesehatan di Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.66084/mpkm.v1i02.405Keywords:
Edukasi kesehatan, anemia, KB IUD, kadar hemoglobin, wanita usia suburAbstract
Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan pengetahuan tentang anemia pada akseptor KB IUD di Kota Kupang. Kegiatan ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 60 wanita usia subur yang telah menggunakan IUD selama lebih dari enam bulan dipilih sebagai sampel dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) serta kelompok kontrol (n=30). Hasil menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan dari 11,2 ± 0,8 g/dL menjadi 12,3 ± 0,6 g/dL (p<0,05), sementara kelompok kontrol hanya meningkat menjadi 11,3 ± 0,7 g/dL. Selain itu, tingkat pengetahuan tentang anemia pada kelompok intervensi meningkat dari 20% menjadi 85% setelah intervensi. Hasil ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan status kesehatan akseptor KB IUD. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi yang berkelanjutan guna mendukung kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia pada wanita usia subur.
References
World Health Organization (WHO). (2021). Anaemia in women and children: WHO global database.
Wulansari, P. & Pita, D. (2012). Efek Pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim terhadap Risiko Anemia pada Wanita Dewasa.
Saifuddin, A.B. (2006). Buku Panduan Praktis Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Amalia Fitri, dkk. (2013). Hubungan Penggunaan AKDR dengan Keluhan Saat Haid dan Kadar Hemoglobin.
Amalia, F., & Rekan. (2013). Hubungan Penggunaan IUD dan Keluhan Selama Menstruasi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 4(2), 45-56.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Puspitasari, N. (2011). Program Keluarga Berencana dan Tantangan Kepadatan Penduduk di Indonesia. Jurnal Demografi Indonesia, 7(1), 12-22.
Saifuddin, A. B. (2006). Buku Panduan Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Wulansari, R., & Pita, A. (2012). Dampak Penggunaan IUD terhadap Volume Darah Menstruasi dan Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 9(3), 78-89.









